Ingin Menjadi Freelancer? Simak Dulu Suka Dukanya Menjadi Freelancer

Disini ada yang bekerja sebagai seorang freelancer seperti saya..?
Atau mungkin kamu berniat menjadi seorang freelancer..?
Bebas-bebas saja sih, itu semua adalah mutlak pilihan kamu.
Tapi sebelum menjadi seorang freelancer, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu suka dukanya menjadi seorang freelancer.
Tapi biar lebih afdhol, baca dulu pengertian dari freelancer.

OK, berikut saya kasih ulasan sedikit berdasarkan pengalaman pribadi.
Ingat ya, ini berdasarkan pengalaman pribadi saja selama sekitar 2 tahun menjadi freelance web programmer.
Untuk sekarang sih alhamdulillah sudah punya agency kecil-kecilan yang bergerak di bidang jasa pembuatan website.

OK, back to the topic, seperti yang saya kemukakan tadi, menjadi freelancer itu ada suka dukanya.
Saya mulai dari dukanya dulunya ya..? big grin
  1. Menjadi Freelancer Kadang Dianggap Pengangguran
    Harus persiapkan mental terlebih dahulu sebelum menjadi freelancer. Karenasuka atau tidak, Kamu akan dianggap pengangguran oleh masyarakat sekitar Anda bahkan kadang juga dianggap pengangguran oleh keluarga kamu sendiri.
    Menjadi Freelancer itu memang penghasilan tidak tetap, tergantung dengan job yang diperoleh.
    Kalau saya terus terang dulu menjadi freelancer hanya untuk mengumpulkan modal dan pengalaman saja.
    Nanti beberapa bulan kedepan ini saya berencana membangun perusahaan saya sendiri, dan alhamdulillah sepertinya saya sudah menemukan jalannya. Doakan ya, semoga berhasil. Aaaamiiiin.

  2. Freelancer Sering “Dipandang Sebelah Mata”
    Ya, menjadi freelancer berarti kamu harus siap-siap dipandang sebelah mata oleh masyarakat sekitar. Ya istilah kasarnya sih kamu akan diremehkan. Apakah kamu siap dengan konsekuensi ini?

  3. Sulit Menolak Ketika Dimintai Bantuan
    Sebenarnya ini tergantung dengan kepribadian masing-masing sih. Selama kamu merupakan orang yang baik hati, tentu akan sulit untuk menolak ketika dimintai bantuan oleh saudara, orang tua, atau keluarga yang lain.
    Ya kan mereka tahunya kita ada di rumah terus setiap hari, jadi bisa disuruh-suruh.
    Padahal kita sedang pusing banget tuh ngerjain project dari klien, mana dikejar deadline lagi, wkwkwk… :D
    Kalau kita nolak buat nolongin ketika diminta bantuan, nanti dikiranya kita malas. Serba salah ya.? :D

  4. Sulit Cari Jodoh
    Ehmm… ini bukan curhat sih. Tapi memang ini kenyataan yang saya alami.
    Pasalnya pihak calon mertua biasanya akan meremehkan kita saat kita bilang bekerja sebagai freelancer.
    Wajar sih, karena mereka pasti mau cari menantu yang punya pekerjaan tetap, dan bisa mencukupi kebutuhan anak perempuannya kelak.
    Tapi tenang saja, yang namanya jodoh udah diatur oleh Tuhan.
    Jadi selain giat bekerja, jangan lupa buat rajin beribadah. OK..?
Untuk dukanya menjadi seorang freelancer, mungkin cuma 4 itu saja yang saya alami.
Nah, sekarang lanjut ke bagian yang hepiii… :D
Banyak kok suka / happy yang dirasakan oleh freelancer, ini dia :
  1. Freelancer = Bebas Mengatur Waktu
    Kerja kantoran mungkin memang memiliki nilai lebih dimata masyarakat.
    Tapi tahukah kamu bahwa mereka tidak bisa sebebas para freelancer.
    Mereka harus berangkat pagi-pagi dan tepat waktu.
    Telat sedikit saja kena potong, coz rata-rata perusahaan sudah menerapkan absen dengan fingerprint.
    Kalau Freelancer…?
    Bebaaaasss….
    Jadi freelancer itu enak, bebas mengatur waktu. Kita tidak terikat dengan jam kantor yang harus kerja dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Kita bisa bekerja kapan saja kita mau. Ingin kerja pagi, siang, sore, atau malam tidak masalah. Bahkan bangun tidur langsung kerja pun juga bisa.
    Yang penting adalah kerjaan kita bisa beres dan tepat waktu.

  2. Freelancer = Bebas Bekerja Di Mana Saja
    Tak hanya bebas dalam mengatur waktu, seorang freelancer juga bebas bekerja dimana saja.
    Kerja dirumah bisa, di kafe bisa, di taman bisa, bebas terserah kita. Bahkan saya pernah kerja di teras masjid.
    Para pekerja kantoran mana bisa sebebas ini..?

  3. Nggak Ada Yang Ngatur-Ngatur
    Kalau kerja di kantoran, siap-siap saja menghadapi atasan yang sifatnya bermacam-macam.
    Mulai dari yang tukang marah-marah alias galak, sering ngatur-ngatur, cerewet, sering menekan, dan lain sebagainya.
    Tapi kalau freelancer itu nggak ada yang ngatur-ngatur. Bosnya adalah diri kita sendiri. ;)

  4. Bebas Kemacetan
    Ini udah makanan sehari-hari terutama buat yang bekerja di Jakarta.
    Setiap ruas jalan selalu macet, dan itu harus kita lalui setiap hari pada pagi dan sore hari.
    Sampai sekarang, macet ini masih menjadi masalah utama di Ibukota Jakarta ini.
    Nah, karena freelancer itu bebas di mana saja bisa bekerja (bahkan dirumah juga bisa), maka otomatis kita akan bebas dari kemacetan.

  5. Bisa Liburan Kapan Saja
    Ini yang paling enak, karena menjadi seorang freelancer berarti kita bisa liburan kapan saja kita mau. Gak perlu pusing urusan izin atau cuti.
    Karena kita adalah “bos”, jadi mau izin ke siapa coba..? big grin
Nah, itu dia sukanya menjadi seorang freelancer berdasarkan pengalaman pribadi.
Bagaimana, apakah kamu sudah memutuskan untuk terjun ke dunia freelancer..?
Atau justru malah mundur setelah membaca ulasan tentang duka menjadi freelancer..?
Jadi freelancer itu memang berat, harus punya mental yang kuat, harus tahan banting.
Kalau kita mau berusaha keras pasti ada hasilnya. Camkan ini! Jadi freelancer itu pekerjaan yang halal jadi mengapa harus takut?
Bahkan mungkin profesi ini bisa menjadi batu loncatan Anda ke jenjang selanjutnya.
Teman saya dulu juga ada yang menjadi freelancer, tapi berbeda dengan saya yang fokus di jasa web design, kalau dia fokus di pembuatan software untuk accounting dan software yang berkaitan dengan pajak.
Dan sekarang, teman saya sudah bekerja di salah satu perusahaan jasa konsultan pajak dengan gaji besar.
Gimana, Anda tertarik..?

UserForm edit

FirstName candra
LastName dinata
OrganisationName
OrganisationURL
Profession
Country
State
Address
Location
Telephone
VoIP
InstantMessaging (IM)
Email
HomePage
Comment
Topic revision: r2 - 16 Aug 2018, CandraDinata88
This site is powered by FoswikiCopyright © by the contributing authors. All material on this collaboration platform is the property of the contributing authors.
Ideas, requests, problems regarding Foswiki? Send feedback